Showing posts with label Tes Potensi Akademik. Show all posts
Showing posts with label Tes Potensi Akademik. Show all posts

Tes Potensi Akademik Matematika

Anonymous February 23, 2017 Add Comment
Bersambung dengan potingan kemarin tentang Tes Potensi Akademik Kemampuan Verbal , sekarang admin ingin melanjutkan trik2 ini, kali ini pembahasan tentang Tes Potensi Akademik Matematika.

1. Tes Seri

Tes seri angka atau huruf merupakan tes yang berisi barisan angka atau huruf yang mempunyai pola tertentu. Pola angka yang dimaksud tersebut dapat berbentuk penjumlahan, pengurangan, perkal ian, pembagian, perpangkatan, pengakaran, atau kombinasi di antara operasi tersebut. Sedangkan pola huruf dapat berupa melompat satu, urutan dari belakang, dsb. Meski begitu, pola yang ada selalu teratur sehingga bilangan berikutnya dapat Anda tentukan. Beberapa trik dan tips yang dapat Anda lakukan untuk menyelesaikan soal tes seri angka atau huruf antara lain sebagai berikut.
  1. Carilah pola atau irama angka dan huruf dari barisan yang ada pada soal.Caranya adalah dengan memerhatikan perubahan antara satu angka atau huruf dengan angka atau huruf berikutnya. Setelah ditemukan, berikutnya Anda pastikan bahwa pola atau irama angka atau huruf yang berlaku pada soal.
  2. Segera temukan jawaban sesuai dengan pola yang sudah Anda temukan dari barisan angka atau huruf tersebut.
  3. Jika pola barisan angka atau huruf sudah ditemukan dan soal tes seri biasanya memiliki satu jawaban yang tepat sehingga jawaban yang tepat mudah Anda temukan.
  4. Kerjakanlah semua langkah penyelesaian soal dengan cermat, tepat, dan teliti

2. Tes Aritmatika

Tes aritmatika merupakan tes yang berisi soal berhitung bilangan secara biasa. Tes aritmatika bertujuan untuk mengukur kemampuan Anda dalam menyelesaikan soal berhitung bilangan tersebut. Tes aritmatika biasanya melibatkan berbagai operasi perhitungan seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, perpangkatan, pengakaran, dan campuran dari operasi hitung tersebut. Oleh karena itu, penguasaan konsep aritmatika sangat mutlak Anda kuasai dalam menyelesaikan soal. Trik dan tips yang dapat Anda lakukan sebelum dan ketika menyelesaikan tes aritmatika antara lain sebagai berikut.
  1. Anda pelajari dan pahami berbagai konsep aritmatika.
  2. Jika diperlukan, Anda dapat menghafalkan rumus-rumus yang diperlukan dalam menyelesaikan soal.
  3. Ketika menyelesaikan soal, terlebih dahulu pahami maksud soal dan jawaban yang diinginkan dari soal.
  4. Soal tes artimatika berbeda dengan soal tes sinonim, antonim, atau hubungan kata.Jika Anda mengerjakan soal tes artimatika dengan tepat maka Anda akan mendapatkan satu jawaban yang benar.
  5. Kerjakan soal tersebut dengan teliti dan gunakan waktu yang diberikan dengan sebaikmungkin.
3. Tes Perbandingan

Tes perbandingan bilangan berbeda dengan tes artimatika. Perbedaannya, soal tes perbandingan lebih mengutamakan pada hubungan dua operasi bilangan atau konsep aljabarnya seperti hubungan kesamaan dua bilangan, hubungan lebih besar atau lebih kecil atau sama dengan dari dua bilangan dsb. Sementara, soal tes aritmatika lebih berbentuk soal yang melibatkan operasi hitung bilangan biasa. Trik dan tips yang dapat dilakukan dalam menyelesaikan soal tes perbandingan tidak berbeda jauh dengan tes aritmatika. Oleh karena itu, kemampuan dasar matematika seperti penguasaan aritmatika dan aljabar sangat mutlak diperlukan. Kemudian, hal yang terpenting dalam menyelesaikan soal tes tersebut adalah ketelitian dan kecermatan dalam menyelesaikan soal sehingga Anda memperoleh jawaban yang benar.

4. Tes Penalaran Aritmatika 

Pada dasarnya tes penalaran artimatika tidak berbeda dengan tes aritmatika. Perbedaannya hanya pada bentuk soalnya saja. Soal tes aritmatika berbentuk operasi hitung bilangan biasa, tetapi melibatkan beberapa operasi hitung atau operasi hitung campuran. Sedangkan soal tes penalaran aritmatika lebih menekankan pada bentuk soal cerita. Akibatnya, soal penalaran artimatika terkesan lebih sulit dan rumit. Kesulitan dan kerumitan yang seringkali muncul tersebut dapat diatasi jika Anda memerhatikan beberapa trik dan tips dalam menyelesaikan soal yang di antaranya sebagai berikut.
  1. Sebelum menyelesaikan soal TPA terutama tes penalaran artimatika sebaiknya Anda mempelajari dan memahami konsep aritmatika dan aljabar. Selain itu, Anda harus banyak berlatih menyelesaikan soal yang bertipe seperti tes tersebut.
  2. Pahami soal dengan sebaikmungkin sehingga jawaban yang diinginkan soal dapat Anda ketahui.
  3. Segera selesaikan soal dengan menggunakan matematika yang tepat.
  4. Jangan hanya menyelesaikan soal dengan cara prosedural (langkah demi langkah yang urut), tetapi akan lebih baik jika Anda menyelesaikannya dengan trik yang cepat (jika ada dan Anda mengetahuinya).
  5. Selesaikan dengan cermat, teliti, dan tidak terburu-buru karena akan membuat adanya kesalahan.
  6. Segera temukan jawaban soal pada pilihan jawaban yang tersedia.
Ok, demikian untuk malam ini, semoga bermanfaat, mari kita bahas di komentar. :-)

Tes Potensi Akademik Kemampuan Verbal

February 20, 2017 Add Comment

1. Tes Persamaan Kata (Sinonim)

Tes persamaan kata atau sinonim ber­tujuan untuk mengukur kemampuan Anda dalam mengartikan kata sehingga diperoleh persamaan arti dari kata ter­sebut. Melalui tes persamaan kata, keluasan pengetahuan dan wawasan Anda dapat dilihat. Oleh karena itu, ke­biasaan suka membaca buku dan litera­tur sangat mendukung Anda dalam mengerjakan soal tes persamaan kata.

Pada tes persamaan kata, Anda diminta untuk mencari padanan kata pada soal dengan lima kata lainnya. Maka dari itu, diperlukan beberapa tips dan trik dalam mengerjakan soal tes tersebut. Beberapa tips dan trik yang dapat diperlukan an­tara lain:


  1. Jangan memilih kata yang mempunyai bunyi mirip dengan soal. Sebagian besar jawaban yang demikian tidak tepat meski tidak selalu salah.
  2. Gunakan waktu yang tersedia de­ngan sebaik mungkin, cepat, tepat dan teliti.
 
2. Tes Lawan Kata (Antonim)

Tes lawan kata atau antonim bertujuan untuk menilai kemampuan Anda dalam menemukan lawan kata atau lawan arti dari kata yang terdapat pada soal. Se­perti halnya tes persamaan kata, keluas­an pengetahuan dan wawasan sangat mendukung dalam mencari jawaban soal. Dengan demikian, Anda akan mu­dah menemukan jawaban yang sesuai dengan kata yang mempunyai arti ber­lawanan dengan kata pada soal. Tips dan trik yang dapat dilakukan dalam menjawab soal tes lawan kata antara lain sebagai berikut.


  1. Amati kata yang disediakan pada jawaban soal. Selanjutnya, pilihlah beberapa jawaban yang mem­punyai makna berlawanan dengan soal. Terkadang jawaban yang tepat terdapat pada jawaban yang mem­punyai makna berlawanan tersebut.
  2. Utamakan memilih jawaban yang hampir mi rip dengan soal, terutama untuk soal dengan tipe kata ilmiah atau latin.
  3. Jangan salah dengan perintah soal untuk mencari lawan kata dari soal. Biasanya persamaan kata (sinonim) dari soal disertakan pada jawaban. Apalagi soal tes persamaan kata dan lawan kata urutannya berdekatan sehingga memungkinkan kita se­bagai peserta tes kurang konsentrasi dalam berpikir dalam mengerjakan soal. Oleh karenanya, berhati-hati­lah dalam memahami perintah soal dan memilih jawaban yang tepat.
  4. Karena waktu yang diberikan sa­ngat terbatas, maka Anda sebaiknya mengerjakan soal ini dengan cepat dan teliti.
3. Tes Padanan Hubungan Kata (Analogi)

Tes padanan hubungan kata (analogi) bertujuan menilai kemampuan Anda untuk mengetahui persamaan hubung­an makna antara dua kata. Kemampuan Anda tersebut akan dinilai terutama dalam mengartikan arti kata, fungsi kata, hubungan antarkata, dan pemakaian serta padanan fungsi dengan kata yang lain. Oleh karena itu, daya nalar yang Anda miliki sangat diandalkan dalam menyelesaikan soal tersebut.

Trik dan tips yang dapat dilakukan dalam mengerjakan soal tes padanana hubung­an kata antara lain sebagai berikut.
  1. Carilah hubungan kata pada jawab­an yang akan Anda pilih yang searah atau sejalan dengan kata pada soal.
  2. Carilah kata kunci atau hubungan yang unik dari dua kata atau lebih yang diberikan.
  3. Jika kata dalam soal mempunyai makna atau arti khusus maka hal itu akan memudahkan Anda untuk menemukan hubungan antarkata tersebut dengan tepat. Sebaliknya, jika hubungan antar-kata memiliki makna atau arti yang masih umum maka pilihan jawaban yang tepat dengan soal tidak mudah ditemu­kan.
  4. Jika Anda telah menemukan hubu­ngan kata pada soal dengan kata pada jawaban tetapi Anda belum mengetahui jawaban yang tepat maka Anda dapat membuat kata-ka­ta tersebut menjadi sebuah kalimat dengan menggunakan hubungan kata yang telah Anda temukan. Jika dua kalimat tersebut mempunyai makna yang kurang lebih sama maka kata tersebut adalah jawaban­nya. Namun, apabila hal itu berlaku sebaliknya, kata yang Anda buat menjadi kalimat tersebut bukanlah jawabannya. Anda harus memikir­kan kata yang tepat dan menyusun­nya menjadi kalimat.
4. Tes Perbendaharaan dan Pengelompokkan Kata

Tes perbendaharaan dan pengelom­pokan kata bertujuan untuk mengukur kemampuan Anda dalam mengelom­pokan kata. Kemampuan Anda tersebut akan diukur dalam hal memahami kesa­maan dan persamaan kata yang terdapat dalam soal. Oleh karena itu, pengayaan kata yang Anda miliki sangat diperlukan dalam menyelesaikan soal tersebut.

Trik dan tips yang dapat dilakukan dalam mengerjakan soal tes ini antara lain se­bagai berikut. 
  1. Carilah hubungan kata pada setiap jawaban yang akan ada.
  2. Jika menemukan satu kata yang tidak Anda pahami maka segera beralih ke pilihan jawaban yang lain. Jika kata lain termasuk kelom­pok kata yang diinginkan soal, maka kata yang Anda susah pahami tadi pasti bukan kelompok kata yang di­inginkan soal.
  3. Jika Anda telah menemukan hubu­ngan kata pada soal dengan kata pada jawaban tetapi Anda belum mengetahui jawaban yang tepat maka Anda dapat membuat kata-ka­ta tersebut menjadi sebuah kalimat dengan menggunakan hubungan kata yang telah Anda temukan. Jika dua kalimat tersebut mempunyai makna yang kurang lebih sama maka kata tersebut adalah jawaban­nya. Namun, apabila hal itu berlaku sebaliknya, kata yang Anda buat menjadi kalimat tersebut bukanlah jawabannya. Anda harus memikir­kan kata yang tepat dan menyusun­nya menjadi kalimat.
Untuk Contoh Soal Klik DISINI

 

Trik Jitu Menghadapi Tes Potensi Akademik

February 04, 2017 Add Comment
Dari hasil pengamatan, banyak peserta yang gagal meraih nilal yang diinginkan dalam sebuah ujian TPA. Dan mereka harus mengulang, mengulang, dan terus mengulang tes untuk mendapatkan nilai TPA yang balk. Perlu strategi khusus untuk bisa meraih skor yang diinginkan. Berikut tips khusus untuk menghadapi tes potensi akademik. Untuk sebulan, dua bulan, atau jauh han sebelum ujian TPA, tidak ada salahnya Anda memperdalam pemahaman tentang matematika dasar dan belajar tnik-trik berhitung cepat. Lakukan latihan soal sebanyak-banyaknya, tidak perlu memaksakan sebanyak mungkin, tetapi yang penting Anda paham dan mengerti langkah per langkah bagaimana cara mengerjakannya. Dan patuhilah batasan waktu dalam mengerjakan TPA yang ada. Gunakan cara-cara cerdik dan penalaran, sederhanakan soalnya agar lebih mudah dikerjakan. Jika perlu sediakan waktu khusus untuk belajar soal-soalTPA. Misalkan di pagi hari. Pengalaman saya, belajar paling efektif adalah di waktu subuh setelah solat hingga jam 06.00 pagi. Selain badan dan pikiran masih segar, kondisi lingkungan rumah juga masih sepi, udara yang kita hirup juga Iebih bersih dan segar, otakpun dapat asupan oksigen yang cukup, sehingga proses penyerapan informasi lebih cepat dan lebih mudah. Untuk seminggu menjelang ujian, saya sarankan untuk tidak lagi menghafal rumus. Cukup pertajam kemampuan logika Anda dengan banyak mengerjakan soal dengan cara-cara cerdik. Jika Anda mempunyai cukup biaya, Anda bisa mengikuti pelatihan-pelatihan yang diadakan oleh lembaga pelatihan TPA. Biaya untuk sekali pelatihan sekitar 200 ribu hingga 500 ribu. Ini sangat efektif meningkatkan kemampuan Anda dalam menjawab soal dengan cara cerdik.

  1. Sehari sebelum ujian, STOP semua aktivitas belajar. Lakukan aktivitas-aktivitas yang santai dan tidak melelahkan fisik maupun pikiran. ini penting agar pada saat ujian pikiran Anda bisa segar dan logika penalaran Anda menjadi lebih tajam. lstirahat yang cukup (minimal 6 jam), tidur malam maksimal pukul 22.00 agar bisa bangun pagi. 
  2. Saat Anda mengerjakan soal-soal TPA, kondisikan din Anda dalam keadaan konsentrasi penuh, tapi rileks, tidak tegang, serta tidak panik.Tegang hanya akan membuat energi otak Anda cepat terkuras. Panik membuat Anda mengerjakan soal secara ceroboh dan terburu-buru. Sehingga mudah terkecoh oleh jawaban yang sekilas benar. Mulailah dengan do’a dan serahkan hasilnya kepada yang Maha Kuasa.Tugas Anda adalah berusaha mengerjakannya dengan cerdas.
  3. Pada saat tes, biasanya pada setiap lembar jawaban/soal psikotes, Anda akan diminta mengisi isian nama, tanggal, dsb-nya. Begitu Anda diperbolehkan untuk mulai mengisi,jangan lupa dan jangan menunda untuk mengisinya, serta isilah dengan lengkap dan rapi. Kode soal dan kode pendaftaran Anda jangan sampai salah.
  4. Dengarkan baik-baik setiap “ucapan/pengarahan” dan pengawas tes, dan ikuti semua arahan/ petunjuknya. Demikian juga petunjuk yang ada di setiap soal tes, jangan lupa untuk membaca petunjuk tersebut terlebih dulu, barulah anda mengerjakan soal tes-nya.
  5. Untuk mencapai skor yang baik, Anda harus bisa mengerjakan soal dalam waktu 30 detik/per soal untuk soal kemampuan verbal dan 60 detik/soal untuk soal penalaran dan soal tes numerik. Membacanya saja kadang kita memerlukan waktu sekitar 30 detik untuk soal cerita, belum menghitung, belum membulatkan jawaban dengan pensil 2B. Lalu bagaimana kita punya persediaan waktu dalam menjawab soalnya? Salah satu rahasianya adalah jangan fokus untuk mengerjakan sampal selesai, tetapi fokuslah untuk menemukan jawaban secepat mungkin dengan cara apapun. Gunakan logika penalaran. Metode ini akan Anda kuasai dengan banyak berlatih.
  6. Dalam tes TPA, tes angka yang diberikan umumnya adalah angka-angka yang bisa dikerj akan tanpa harus menggunakan rumus-rumus matematika yang rumit. Angka-angkanyapun tidak terlalu sukar untuk dioperasikan. OIeh sebab itu, tak perlu Anda menghafal berbagai macam rumus-rumus matematika yang rumit untuk menghadapi tesTPA, karena hal itu justru akan membebani otak Anda. Yang diperlukan adalah logika berpikir cerdik. Dengan banyak latihan soal, logika berpikir Anda akan terbantu untuk semakin terstruktur sehingga memudahkan Anda mengerjakan soal-soal dengan cara yang unik dan jauh Iebih cepat. Untuk tes kemampuan numerik, pemahaman Anda akan matematika dasar akan sangat membantu. Materi yang muncul dalam tes biasanya tidak jauh dan operasi aljabar sederhana, perkalian, pecahan, persentase, perpangkatan, desimal, perbandingan, dli. Mirip pelajaran matematika SD dan SMR Jika masih ada waktu, Anda bisa mempelajari kembali materi-materi tersebut. Juga latihlah kemampuan Anda dalam berhitung cepat. Selanjutnya tentang tes logika, namanya juga tes logika, bukan perasaan kita yang diuji, tapi kemampuan logika kita. Logikanya jika “semua” adalah “tidak ada satu pun”, “sementara” dan “beberapa” adalah “tidak semua” Lawan makna dan “semua” adalah “ada atau beberapa” dan lawan “ada atau beberapa” adalah “semua”. Untuk menaklukkan soal-soal tes kemampuan verbal maupun tes bacaan, sering-seringlah baca kolom-kolom di koran. Soal-soal bacaan/wacananya kebanyakan diambil dari sana. Jika menemui kata-kata yang aneh, segera konsultasikan dengan Kamus Bahasa Indonesia. Atau buka situs http://pusatbahasa.kemdiknas.go.id/kbbi, dan cari maknanya di sana. Untuk beberapa soal sinonim atau antonim, coba terjemahkan dulu ke bahasa lnggris. Biasanya ini bisa cukup membantu. Tipe materi dalam kemampuan verbal tidak bisa kita pelajari secara instan.Tapi ini hasil belajar yang kontinu dan berkesinambungan.
  7. Dalam soal pemahaman wacana, biasanya sifat bacaannya sedikit lebih ilmiah karena biasanya disajikan data di dalamnya, entah berupa tahun, jumlah, atau kata serapan. Ada juga yang bacaannya sedikit ningan mirip opini atau tajuk rencana di koran-koran. Dalam mengerjakan tes mi, baca dulu soalnya, baru ke bacaan. Cukup baca secara skimming (baca cepat) sembari mencari jawaban yang ditanyakan dalam soal.
  8. Jangan berpikir untuk bisa mengerjakan seluruh soal TPA dengan benar. Dalam setiap bagian tes, kerjakan dan soal yang menurut Anda paling mudah, baru lanjutkan ke soal lainnya yang lebih sukar. Jika perlu, jangan jawab soal dari depan, soal-soal di depan biasanya sulit-sulit, jadi akan membuat waktu banyak terbuang. Coba cek soal dan belakang pada setiap sesi, pasti akan kelihatan soal-soalnya mudah dijawab. Sediakan waktu sekitar 5 menit untuk memeriksa jawaban Anda kembali. Jika masih ada yang kosong, cukup jawab asal saja, toh dalam tesTPA tidak ada nilal minus.
  9. Jangan memperturutkan rasa penasaran Anda terhadap satu soal tententu. ini sangat berbahaya. Rasa penasaran terhadap satu soal tententu (biasanya terjadi pada soal-soal numenik atau angka) membuat waktu Anda terkuras untuk mengerjakan soal tersebut. Belum lagi energi Anda juga turut berkurang secara signifikan. Ditambah lagi emosi juga akan naik, bmia ternyata kemudian Anda gagal menemukan jawabannya. lngatlah bahwa setiap butir soal TPA memiliki bobot nilai yang sama. Sehingga jangan membuang-buang waktu untuk sekedar memperturutkan rasa penasaran Anda tersebut. Disiplinlah dengan alokasi waktu per soal.

Apa itu Test Potensi Akademik (TPA) ?

February 04, 2017 Add Comment



Tes Potensi Akademik atau biasa disingkat TPA merupakan salah satu tes yang sering diselenggarakan lembaga pendidikan, industri, (perusahaan), maupun pemerintah. Tes ini diselenggarakan guna mengetahui kemampuan akademik dan peserta tes yang akan mengikuti seleksi mahasiswa, karyawan, ataupun Pegawai Negeri Sipil (PNS). Calon mahasiswa strata satu (Si) dan pascasarjana biasanya akan diminta menyelesaikan TPA. Skor TPA yang disyaratkan oleh lembaga penguji ditambah dengan skor tes yang lain menjadi pertimbangan diterima atau tidaknya peserta tes sebagai mahasiswa. OIeh karena itu, peserta tes diharapkan mampu menghimpun skor tes ini setinggi-tingginya.


Demikian pula dengan peserta tes untuk mengisi posisi sebagai karyawan atau pegawai di lembaga pemerintahan, mereka juga diminta untuk mengikuti atau menyelesaikan soal TPA. Skor TPA yang tinggi akan memberikan peluang kepada peserta tes untuk diterima sebagai karyawan/pegawai di lembaga yang diimpikan. Ibarat orang akan bertanding di suatu arena, Ia harus menguasai teknik dan mengetahui kelemahan ataupun kelebihan lawan. Akibatnya, Ia akan siap untuk menguasai arena tersebut.


Tidak berbeda dengan calon peserta TPA, Ia juga harus mengusai materi dan soal yang biasa diujikan dalam TPA sehingga ia bisa sukes dalam menyelesaikan seluruh soal yang diberikan. Begitu pentingnya kesuksesan dalam menyelesaikan TPA bagi calon mahasiswa, calon karyawan, maupu calon pegawai negeri sipil Sehingga dibutuhkan suatu strategi khusus untuk menguasal tes tersebut. Materi yang dibahas meliputi tes kemampuan verbal, tes kemampuan matematika, tes logika, dan tes visualisasi spasial.